Dalam kurun lebih dari sepuluh tahun yang lalu, televisi masih menjadi barang langka karena hanya ada beberapa orang dalam sebuah desa yang mampu membeli televisi. Karena saat itu televisi masih merupakan barang mewah. Hal ini menjadikan radio sebagai alternatif untuk mendapatkan informasi yang tersedia kala itu. Meskipun teknologi radio kala itu masih sangat terbatas, orang-orang tetap bisa mendapatkan informasi terbaru. Namun, orang-orang tidak dapat mengelak bahwa infromasi yang lebih cepat dan akurat menjadi kebutuhan luar biasa karena akan ada banyak keuntungan yang akan mereka dapat dengan tambahan informasi tentang sesuatu yang mungkin tidak mereka hadapi di kehidupan mereka sehari-hari. Tentu saja, televisi menjadi kian marak mengingat pemerintah lebih memperluas jaringan listrik untuk area yang lebih luas dan tentu saja banyak desa yang terjangkau listrik sehingga warganya dapat menikmati penerangan yang lebih baik tidak hanya dari lampu tetapi juga dari informasi yang mereka dapat dari televisi dan juga radio yang lebih modern.